Jumat, 07 Desember 2012

YUK INTIP PENDIDIKAN KITA

KOLABORASI STAKEHOLDERS PENDIDIKAN
            Sudah menjadi rahasia umum bila kurikulum yang ada di Indonesia ini sering mengalami pergantian. Mulai dari kurikulum berbasis kompetensi, sampai dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan maupun kurikulum yang lainnya. Dari sekian banyak kurikulum yang ada, memang telah melahirkan berbagai prestasi yang diukir oleh anak bangsa, mulai dari tingkat regional sampai internasional, namun dari semua itu masih memiliki sejumlah kekurangan—kekurangan. Hal itu terbukti dengan tertinggalnya pendidikan kita dengan negara-negara lain, termasuk dengan negara tetangga dan beberapa negara ASEAN lainnya. Hal itu tentunya menunjukkan adanya sesuatu yang kurang komplet dari kurikulum yang selama ini sudah ada. Jika kita melihat lebih jauh lagi tentang kurikulum yang selama ini sudah ada, kesemuanya itu hanya lebih menekankan pada kecerdasan peserta didik, tanpa menekankan pada aspek moral dan menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan. Hal ini terbukti dengan fenomena yang beberapa waktu ini mengguncangkan dunia pendidikan tentang kasus tawuran, kekerasan, sampai pergaulan bebas yang melibatkan para peserta didik kita.

Rabu, 03 Oktober 2012

indahnya Indonesiaku

.k
Negara kesatuan republic Indonesia mempunyai berbagai macam jenis wisata yang bisa dibanggakan ke mancanegara. Mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata religi, dan masih banyak lagi jenis wisata yang ada. Salah satu jenis wisata yang ada bahkan banyak di Indonesia adalah wisata air terjun. Dari sekian banyak wisata air terjun yang ada di Indonesia, salah satunya adalah wisata air terjun tawangmangu. Lokasi yang berada sekitar 37 Km sebelah timur dari kota Solo ini menyajikan pemandangan yang terhampar begitu indah. Berada disekitar kawasan gunung Lawu, membuat udara disekitar tempat wisata ini cukup dingin dan menyegarkan, jauh dari kata pengap dan panas. Sehingga pengunjung betah berlama-lama menikmati grojogan sewu yang dalam bahasa Indonesia berarti grojogan=air yang turun dari atas seperi air pancur, dan sewu=seribu. Jadi grojogan seweu mempunyai arti air yang jatuh dari atas yang berjumlah ribuan.
Selain grojogan sewu, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan lainnya seperti area untuk berkemah. Disekitar kawasan ini juga banyak disediakan villa atau hotel untuk wisatawan yang datang dari jauh. Kawasan ini juga banyak dimanfaatkan sebagai obyek wisata keluarga maupun pasangan muda mudi pria dan wanita. Tidak hanya pasangan pria dan wanita saja, pasangan pria juga ada alias hombreng…hehehe,,ini contohnya…..(just kidding pet)
kawasan ini juga bisa dijadikan tempat eksistensi diri, yaitu tempat untuk narsis-narsisan dan nunjukin kalo elo itu kerennn abisss... :D

Jumat, 31 Agustus 2012

dibalik tirai


DIBALIK TIRAI
Tangan tua itu masih kuat dan terampil untuk sekedar menata dan mengerjakan semua urusan rumah dari depan hingga belakang sampai benar-benar beres. Semua itu dilakukannya dengan senang hati tanpa sedikitpun keluh kesah yang terucap dalam jiwa renta itu. Meskipun tak seterampil lima atau sepuluh tahun lalu, mbok sumi mengerjakan pekerjaannya dengan penuh dedikasi. Tak hanya itu, mbok Sumi juga masih senantiasa menyajikan masakan istimewa yang selalu memikat penghuni rumah keluarga pak Dibyo untuk selalu menyempatkan makan dirumah, ditengah kesibukan pekerjaannya diluar sana. Hal itulah yang membuat keluarga pak Dibyo masih terus mempertahankan mbok Sumi yang sudah tidak muda lagi untuk bekerja di keluarga itu. Selain karena memang sudah lama ikut dengan keluarga pak Dibyo, mbok Sumi juga selalu memperlihatkan kerajinannya dalam bekerja ditengah tubuhnya yang terus-menerus digerogoti usia dan penyakitnya dua tahun belakangan ini.
Ajakan untuk beristirahat total dalam penyembuhan penyakitnya selalu datang dari keluarga pak Dibyo dan juga dari Anis, cucu semata wayang mbok Sumi yang dibesarkannya sendiri semenjak kecil. Kala itu, sekitar 20 tahun yang lalu anak dan menantu mbok Sumi harus meninggalkan Anis kecil yang baru berusia dua tahun akibat kecelakaan mobil ketika dalam perjalanan pulang kerja. Almarhum ayah dan ibu Anis memang waktu itu berada dalam satu kantor yang sama, sehingga perjalanan berangkat dan pulang kantor,mendiang kedua orang tua selalu bersama-sama sampai peristiwa naas itu terajadi. Pada saat itulah, mbok Sumi yang menjadi satu-satunya keluarga yang masih dimiliki Anis setelah kedua orang tuanya tiada,  mengharuskan mbok Sumi untuk mengasuh dan membesarkannya hingga tumbuh menjadi wanita dewasa dan cantik hingga seperti sekarang ini.